Body Mobil Terbuat Dari Bahan Apa? Ini Penjelasannya !

Ketika seseorang mengendarai mobil, pada dasarnya ia mempertaruhkan nyawanya pada laju kendaraan yang ada kemungkinan untuk terjadi kecelakaan, baik bertabrakan degan kendaraan lainnya atau menabrak sesuatu. Namun banyak kejadian kecelakaan, dimana pengemudi masih selamat dan sehat. Dan mereka mengatakan itu berkat adanya bahan body mobil yang bagus.

Pemilihan Material Body Mobil

Mobil klasik biasanya memiliki bahan body mobil dari baja. Sumber Unsplash

Memang aspek terpenting dari sebuah mobil dalam hal keselamatan adalah bodinya, karena body mobil memastikan pengemudi terlindungi ketika terjadi kecelakaan. Karena itulah produsen memilih material yang tepat untuk tujuan ini. Selain itu ada banyak alasan lain yang menjadikan produsen memilih material bahan tertentu untuk body mobilnya.

Selain keamanan, faktor lain yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan bahan adalah biaya produksi. Tentu saja pabrikan mobil memilih bahan material yang tidak begitu mahal agar harga mobil dapat dijangkau masyarakat. Apalagi saat ini muncul seri mobil murah ramah lingkungan atau LCGC yang menjadikan produsen memangkas harga produksi mobil agar mampu bersaing dengan produsen lainnya.

 Untuk pemilihan bahan material yang memiliki karakter tertentu seperti karakter kuat dan ringan lebih kepada tujuan fungsional, meskipun bahan tersebut memiliki harga mahal tetapi untuk tujuan fungsional yang mempengaruhi kinerja mobil secara keseluruhan produsen akan mengaplikasikan bahan tersebut. Contoh dalam hal ini adalah penggunaan body mobil untuk mobil balap.

Bahan Material Body Mobil

Ada empat bahan utama yang populer digunakan untuk bahan body mobil, dan bahan tersebut dapat bervariasi karena berbagai alasan.

1. Baja

Kendaraan generasi awal menggunakan baja sebagai material bodynya. Selain memiliki rangka baja umumnya mobil menggunakan plat baja pada mobilnya. Bahkan mobil bertenaga bensin stasioner pertama pada tahun 1879 dibuat menggunakan bahan baja untuk bodynya. Hingga saat ini anda bisa menemui dengan mudah mobil dengan bahan body berupa baja, baik itu mobil klasik ataupun mobil yang belum lama dirilis.

Karena baja adalah logam yang sangat kuat yang relatif murah untuk diproduksi maka produksi mobil secara massal menggunakan bahan ini. Karena itu mobil yang bodynya terbuat dari baja lebih terjangkau. Namun kelemahan dari body mobil dari baja adalah berat, sehingga dapat mempengaruhi kinerja mobil secara keseluruhan.

2. Plastik

Diperkirakan sekitar 50% mobil baru yang diproduksi di dunia saat ini bodynya terbuat dari bahan plastik. Namun sebagian besar saat ini plastik digunakan di bagian interior. Bahan plastik yang digunakan biasanya ada pada bagian seperti dasbor, pegangan pintu, sabuk pengaman, dan kantung udara semuanya terbuat dari plastik.

Semakin maju perkembangan dunia otomotif maka semakin bervariasi dalam penggunaan bahan. Merk Chrysler, mulai memasukkan bahan plastik ke dalam bodi mobilnya. Plastik memang lebih sering digunakan dalam pembuatan mobil modern. Selain tujuannya untuk menghemat bahan bakar, penggunaan plastik memungkinkan untuk proses daur ulang saat mobil mencapai akhir masa pakainya.

Keunggulan bahan plastik lainnya adalah mudah dikerjakan dan jika terjadi kerusakan, perbaikan panel bodi plastik ataupun juga body repair mobil juga murah. Dengan demikian proses produksi dapat dipangkas biayanya. Jika dilihat aspek kekuatannya, bahan baja tentu lebih kuat, akan tetapi penggunaan plastik juga bisa diperhitungkan mengingat berbagai perangkat rumah tangga saat ini menggunakan plastik dan terbukti kuat meskipun harus menampung beban tekanan seperti bak penampungan air plastik atau water torn.

3. Aluminium

Aluminium dikenal luas di masyarakat pada berbagai barang. Aluminium secara bertahap semakin populer karena adanya teknologi yang memungkinkan pembuatan bahan paduan aluminium. Pada tahun 2015 Ford membuat keputusan untuk membuat F-150 dengan bingkai aluminium untuk emengejar sifat ringan dan daya tahan yang baik.

Aluminium memungkinkan mobil menjadi lebih ringan, sehingga penggunaan bahan bakar lebih efektif. Selain itu sifat lainnya yang diperhitungkan adalah tidak berkarat. Akan tetapi rangka dan badan yang berbahan dasar aluminium lebih mahal daripada rangka baja, sehingga biasanya aluminium digunakan untuk kendaraan kelas atas.

4. Serat Karbon

Bahan serat karbon memiliki harga yang lebih mahal dan susah didapat daripada yang lain. Serat karbon sangat ringan dan sangat kuat, sehingga membuatnya cukup mahal. Bahan serat karbon untuk rangka dan badan mobil biasanya ada pada mobil sport kelas atas karena harganya. Dengan harga yang tinggi mobil yang menggunakan bahan serat karbon mendapatkan tenaga terbaik dari mesin mereka.

Supercar menggunakan serat karbon sehingga memiliki harga mahal. Sumber Unsplash

Penggunaan bahan serat karbon sebenarnya sudah di aplikasikan pada hal-hal yang mengejar kekuatan dan kecepatan, salah satunya adalah pada sepeda downhill. Sifat kuat pada bahan ini tentu menjadikan sepeda downhill mampu menuruni tebing dengan aman, selain itu sifat ringan memudahkan untuk melakukan manuver.

Itulah ulasan mengenai bahan material body mobil yang bisa kami sampaikan. Dengan mengetahui berbagai material tersebut, anda tentu bisa menentukan pilihan terbaik sesuai tujuan dan budget yang anda miliki ketikaakan membeli mobil. Semoga artikel ini menambah khasanah pengetahuan spuutar otomotif, dan jangan lupa membaca artikel kami lainnya tentang memilih bodykit pada mobil.

Leave a Reply